<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198</id><updated>2009-10-17T09:29:25.230-07:00</updated><title type='text'>What's The Story ?</title><subtitle type='html'>It's a Blogging Glory !</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-3325015155099044016</id><published>2009-08-12T07:09:00.000-07:00</published><updated>2009-08-12T07:35:08.385-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='soccer'/><title type='text'>City Menghapus Dominasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SoLR71DmZGI/AAAAAAAAAGc/UG9xciYmp2I/s1600-h/Manchester_City-crest_L.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 142px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SoLR71DmZGI/AAAAAAAAAGc/UG9xciYmp2I/s200/Manchester_City-crest_L.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369084531563717730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                      Manuver yang dilakukan Manchester City pada musim ini cukup mencengangkan. Berkat sokongan dana dari Sheik Mansour klub yang selalu dalam bayang-bayang rival sekotanya, Manchester United ini mulai menunjukkan taringnya di bursa transfer. Sejumlah pemain bintang telah direkrut untuk memperkuat tim. Yang paling mencolok adalah di sektor penyerang. Pemain berpredikat bintang mulai dari Santa Cruz, Tevez hingga Adebayor sukses mendarat di City of Manchester dengan nilai transfer yang selangit. Padahal, sebelumnya klub ini telah memiliki beberapa penyerang handal macam Robinho dan Bellamy.&lt;br /&gt;                     Hal ini berpotensi menimbulkan friksi di internal klub jika pelatih Mark Hughes tidak pandai mengatur para bintangnya. Di sektor lain, penambahan pemain dirasa lebih “masuk akal”. Masuknya Gareth Barry dan Kolo Toure dipercaya dapat menambah kesolidan tim, walaupun untuk mendatangkan mereka klub harus merogoh kocek cukup dalam.&lt;br /&gt;                   Untuk merangsek ke papan atas EPL, tentu diperlukan usaha yang lebih dari sekedar mendatangkan pemain berkelas dengan harga tinggi. Namun, harapan untuk mengganggu dominasi The Big Four cukup terbuka jika Mark Hughes jeli dalam meramu timnya dan selalu menjaga agar kondisi tim tetap kondusif sepanjang musim.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-3325015155099044016?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/3325015155099044016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=3325015155099044016' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/3325015155099044016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/3325015155099044016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2009/08/city-menghapus-dominasi.html' title='City Menghapus Dominasi'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SoLR71DmZGI/AAAAAAAAAGc/UG9xciYmp2I/s72-c/Manchester_City-crest_L.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-8719339000670259073</id><published>2009-03-16T05:08:00.000-07:00</published><updated>2009-03-23T03:40:54.950-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opinion'/><title type='text'>K-A-O-S</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/Sb5DEJZ1RHI/AAAAAAAAAFs/_c7vxjN7kIU/s1600-h/t-shirts.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/Sb5DEJZ1RHI/AAAAAAAAAFs/_c7vxjN7kIU/s200/t-shirts.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313758348866569330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:12;" &gt;            Zaman globalisasi telah merubah berbagai hal yang ada di muka bumi ini, tak terkecuali apa yang dialami oleh sebuah pakaian bernama kaos. Di abad mutakhir ini, kaos telah menjadi sebuah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kebutuhan dan trend bagi masyarakat luas, lebih-lebih anak muda. Padahal, jika ditilik dari awal kemunculannya, fungsi kaos terbatas hanya sebagai “pakaian dalam”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Fungsi kaos sebagai pakaian luar baru bisa tersebar ke seluruh dunia tatkala John Wayne, Marlon Brando, dan James Dean mengenakan kaos sebagai pakaian luar di dalam film-film yang mereka bintangi pada tahun 1950-an.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dalam perkembangannya, terjadi pergeseran makna kaos dalam kehidupan social. Maksudnya, kaos tidak lagi hanya dipandang sebagai kain penutup tubuh, namun lebih dari itu. Disini, kaos memainkan peran lebihnya yaitu sebagai wahana petanda. Singkatnya, kaos dapat mengkomunikasikan berbagai lokasi, identitas social, slogan-slogan, maupun kelompok/komunitas tertentu. Lebih lanjut, kaos seakan menjadi pelengkap gaya hidup modern. Bisa dikatakan, semangat kehidupan modern ialah semangat kaos oblong.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Bagi kalangan muda sendiri, kaos telah menjadi candu. Jika Marx pernah mengatakan bahwa agama itu candu, maka di zaman kapitalisme ini candu itu bernama kaos. Hal ini dapat diamati dari keseharian anak muda dalam beraktivitas. Semangat kaos “oblongisme” telah menjangkiti sebagian besar dari mereka, jika saya boleh menggeneralisir keadaan. Jika dirunut lebih lanjut, terdapat berbagai corak atau desain yang tersemat di dalam kaos-kaos mereka. Tren kaos anak muda dewasa ini cenderung mengarah ke desain kaos distro. Selain itu, kaos-kaos bernada resistensi juga cukup menggejala di kalangan anak muda. Ada pula kaos yang menggambarkan kesenangan seseorang pada hal-hal tertentu semisal musik, sastra, dan lain sebagainya. Mengutip Ariel Heryanto, salah satu pemikir kebudayaan pop di Indonesia, kaos oblong punya bobot komunikasi yang (sengaja atau tidak) telah menunjukkan identitas seseorang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Permasalahannya, apakah anak muda disini telah memahami esensi dari apa yang mereka kenakan? Apakah mereka hanya terjebak pada budaya konsumerisme yang dihantarkan lewat media kaos ini? Sehingga pada akhirnya akan mematikan kreativitas anak muda karena mereka memakai kaos yang seragam, yang bermerk. Jikapun kaos mereka bernada resistensi, sudahkah mereka memahami makna dari petanda tersebut? Ataukah hanya ingin terlihat “wah”dan berbeda saja dengan yang lain? Semua kemungkinan itu dapat saja terjadi di tengah budaya konsumtif lagi pragmatis pemuda zaman sekarang. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-8719339000670259073?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/8719339000670259073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=8719339000670259073' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/8719339000670259073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/8719339000670259073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2009/03/kaos.html' title='K-A-O-S'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/Sb5DEJZ1RHI/AAAAAAAAAFs/_c7vxjN7kIU/s72-c/t-shirts.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-2640591642962267030</id><published>2009-03-13T02:57:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T04:38:16.710-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opinion'/><title type='text'>Media Komunitas: Angin Segar Pers Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;Di era pasca reformasi sekarang ini, pers mahasiswa dirasakan kurang terdengar gaungnya. Ketika kebebasan informasi sudah menjadi milik kita semua dan media massa (baru) tumbuh subur, kondisi pers mahasiswa justru makin tenggelam. Eksistensi&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;pers mahasiswa yang dahulu dibanggakan kini seakan memudar seiring bergulirnya zaman. Lebih ironisnya lagi, di lingkungan kampusnya sendiri-pun, keberadaan pers mahasiswa kurang populer di kalangan mahasiswa.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;Jika menilik sejarah, pers mahasiswa mengalami periodesasi sejarah yang tidak dapat dilupakan dalam sejarah pergerakan. Setidaknya terdapat tiga fase dalam pergerakan pers mahasiswa. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, fase sebelum kemerdekaan. &lt;i&gt;Kedua,&lt;/i&gt; pada awal kemerdekaan yang ditandai munculnya rezim orde lama. &lt;i&gt;Ketiga,&lt;/i&gt; fase pemerintahan Orde Baru hingga saat ini. Periodesasi ini mengingatkan kita betapa besarnya kontribusi atau peran yang diberikan oleh pers mahasiswa terhadap perubahan nasional.&lt;span style="" lang="IN"&gt; Disini pers mahasiswa memiliki &lt;i&gt;role &lt;/i&gt;yang jelas, yaitu menjadi corong demokrasi bersama dengan kaum pergerakan dalam rangka mengkritisi rezim yang berkuasa. Dapat dibaca dari terbitannya yang kental dengan nuansa perlawanan dan cenderung mengarah ke jurnalisme propaganda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Lalu setelah keran demokrasi dibuka dengan bebas seperti saat ini, dimanakah posisi pers mahasiswa sekarang&lt;/span&gt;?&lt;span style=""&gt; &lt;span lang="IN"&gt;Sebagai gambaran, setelah reformasi bergulir pers-pers umum tidak segan lagi untuk mengungkap fakta dan analisis yang mengkritisi pemerintahan yang berkuasa. Bahkan mungkin jauh lebih berani dan nekad dibandingkan pers mahasiswa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;era pergerakan &lt;span style="" lang="IN"&gt;sekalipun. Dengan kenyataan tersebut, &lt;/span&gt;fungsi kontrol sosial dan peran pers mahasiswa telah&lt;span style="" lang="IN"&gt; mengalami dekadensi. Lantas, apa yang masih tersisa dari sebuah organisasi intra kampus bernama pers mahasiswa?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Terhadap problem klasik ini, salah satu solusinya ialah menjadikan pers mahasiswa sebagai pers yang berbasis komunitas. Di sini pers mahasiswa mendapati dirinya sebagai artikulator dari komunitasnya, dalam hal ini kampus. Pers mahasiswa sebagai media komunitas dituntut untuk peka dan peduli terhadap masalah-masalah yang muncul di dalam komunitasny&lt;/span&gt;a.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Idealnya, pers mahasiswa bisa menjadi oposisi atau sebagai fungsi kontrol terhadap kebijakan kampus yang merugikan kepentingan mahasiswa.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;Selanjutnya d&lt;span style="" lang="IN"&gt;engan menjadi &lt;i&gt;community paper&lt;/i&gt; , bukan berarti pers mahasiswa menafikan problem-problem berskala nasional. Hanya saja sudut pandang dan cara kerjanya yang perlu diubah.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dapat diartikan, para pegiat pers mahasiswa tidak perlu memaksakan diri untuk meliput berita yang bersifat nasional. Sebab, tetap saja akhirnya pers mahasiswa akan tenggelam oleh pers umum yang &lt;i&gt;notabene &lt;/i&gt;didukung oleh modal dan tenaga profesional yang kuat. Pers mahasiswa cukup menyampaikan opini dengan sudut pandang komunitasnya (kampus) dalam menyikapi permasalahan nasional yang muncul. Dengan begitu, pers mahasiswa akan lebih “membumi” dan memiliki ciri khas karena mengambil perspektif lain dalam menganalisis problem nasional. Tentu hal ini dapat menjadi poin plus tersendiri bagi pers mahasiswa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;Dalam segi o&lt;i style=""&gt;utput&lt;/i&gt; penerbitan, kemasan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(layout) &lt;/span&gt;dan rubrikasi majalah ataupun buletin yang konservatif sudah selayaknya ditinggalkan. Pers mahasiswa harus lebih kreatif dalam membuat konsep baru terbitan supaya dapat diterima dan diapresiasi dengan baik oleh mahasiswa yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;notabene&lt;/span&gt; pasar utama persma.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Untuk mendukung pers mahasiswa sebagai media komunitas, para pegiat pers mahasiswa harus lebih jeli dalam memanfaatkan kesempatan untuk lebih berkembang. Dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat belakangan ini, pers mahasiswa dapat lebih memainkan peran dalam komunitasnya. Dengan media internet, pers mahasiswa dapat melebarkan sayapnya via &lt;i style=""&gt;website&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;maupun &lt;i style=""&gt;blog&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;. &lt;/span&gt;Media-media &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; ini dapat berfungsi sebagai &lt;/span&gt;wadah komunikasi antara pers mahasiswa dengan komunitasnya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;civitas akademika&lt;/span&gt; dan masyarakat) sekaligus menjembatani&lt;span style=""&gt; &lt;span lang="IN"&gt;komunikasi antar pers mahasiswa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;seluruh Indonesia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Website&lt;/span&gt; juga dapat berfungsi sebagai &lt;span style="" lang="IN"&gt;media publikasi majalah elektronik /&lt;i style=""&gt;e-magz,&lt;/i&gt; opini&lt;/span&gt; dan &lt;span style="" lang="IN"&gt;berita terbaru&lt;/span&gt; seputar kampus dan lain sebagainya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 5.05pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kini telah banyak pers mahasiswa yang memiliki media&lt;i style=""&gt; online&lt;/i&gt;. Internet sebagai sarana media informasi dan komunikasi memiliki dua kelebihan yaitu kecepatan dan daya jangkau. Faktanya, kebanyakan pers mahasiswa ini hanya memaksimalkan daya jangkaunya saja. Sisi kecepatan kurang terjamah karena penggunaan &lt;i style=""&gt;website&lt;/i&gt;-nya sendiri cenderung hanya untuk publikasi materi media cetaknya Ikhtiar ini tidak salah namun akan lebih baik lagi bila para aktivis mahasiswa dapat memanfaatkan faktor kecepatan ini sebagai nilai tambah &lt;i style=""&gt;website&lt;/i&gt;-nya. Dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan oleh dunia maya, sudah selayaknya para pegiat pers mahasiswa memaksimalkan media yang satu ini untuk lebih merangkul komunitasnya, di lain sisi sebagai ladang pembelajaran menulis bagi para anggotanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 5.05pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tidak bisa dinafikan bahwa segmen pers mahasiswa saat ini memang lebih lokal. Hal ini tidak perlu disesali. Hemat saya, jadikanlah itu sebagai sebuah kekuatan, bukannya keterbatasan. Akan lebih elegan bagi pers mahasiswa sekarang jika eksistensi dan manfaatnya dapat dirasakan oleh civitas akademikanya dahulu. Sejalan dengan hal itu pers mahasiswa kini dituntut untuk merekonstruksi jati dirinya kembali. Lupakanlah sejenak romantisme kejayaan di masa lalu dengan segala ideologi yang menyertainya. Lagu-lagu reorientasi dan reposisi jelas masih bernas untuk digemakan. Ide menjadi media komunitas dapat menjadi angin segar bagi perjalanan pers mahasiswa. &lt;/span&gt;Bermula dari kampus, eksistensi persma harus mulai dikembangkan. Bukan suatu hal yang mustahil, masa keemasan pers mahasiswa akan dapat diraih kembali.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-2640591642962267030?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/2640591642962267030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=2640591642962267030' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/2640591642962267030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/2640591642962267030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2009/03/media-komunitas-angin-segar-pers.html' title='Media Komunitas: Angin Segar Pers Mahasiswa'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-8457969244840578186</id><published>2008-05-17T04:01:00.000-07:00</published><updated>2009-01-06T18:49:50.582-08:00</updated><title type='text'>Atas Nama Pasar, Lagu Cinta Melulu…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SC69rrJi8mI/AAAAAAAAADY/YV-Rm4-F7c4/s1600-h/heartbroken.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SC69rrJi8mI/AAAAAAAAADY/YV-Rm4-F7c4/s320/heartbroken.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201303177674289762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tidak ada yang tidak menarik dari sebuah lagu cinta, kecuali cara penyajiannya. Dan apa yang marak terjadi hari ini, sungguh terasa klise dan banal.  Nada-nada yang minor dan irama mendayu-dayu menjadi rumus komposisi yang semakin melelahkan. Mudah ditebak, padanannya berupa lirik-lirik cengeng, mencoba dramatis, dengan pilihan kosa kata berikut rangkaian kalimat yang itu-itu saja. Sementara untuk tema, tidak akan jauh dari kesenduan ditinggal kekasih, diusik rindu, dan- yang terfavorit- perselingkuhan.&lt;br /&gt;     Kesemua itu, setiap hari terdengar dimana-mana. Berjejalan tiada henti. Lalu, ketika mutu dan tanggungjawab dipertanyakan, jawaban instannya tak lain: atas nama pasar. Sepertinya, mereka yang berada di industri musik menganggap sebagian besar masyarakat bodoh. Jikalau benar, bukan berarti harus dibuat semakin bodoh, bukan?&lt;br /&gt;     Keadaan semakin membosankan ketika lagu-lagu cinta semacam itu bukan hanya berjumlah beberapa dari keseluruhan materi sebuah album, namun mendominasi, bahkan ”jika perlu” seluruhnya. Mungkin itu bisa masuk akal andai semua lagu cinta itu dibuat berkualitas, dari segi apa pun. Tapi, mayoritas yang ada tidak demikian. Ada apa dengan para pencipta lagu? Ada apa dengan pencari talenta? Ada apa dengan para pendana rilisan album musik? Tampaknya, ada jawaban yang masih sama: atas nama pasar.  Sementara pasar, sejauh ini, telah membuktikan ”intelektualitas” kuping mereka. Cukup banyak lagu-lagu bertema di luar cinta, atau pun lagu-lagu cinta yang tidak klise, terbukti mengecap kesuksesan komersial di pasaran. Kalau saya harus menyebut contoh, untuk mempertegas pernyataan di atas, terpaksa saya kembali bertanya: Seberapa besar dan merakyat nama-nama seperti Benyamin S, Slank, dan Iwan Fals bagi kita?&lt;br /&gt;     Sepertinya, selalu ada fenomena lagu-lagu cinta klise di pasaran di berbagai era. Dan selalu hadir seniman-seniman (baik didukung maupun tidak oleh para pendana) yang menciptakan karya-karya segar yang berbobot sebagai penyeimbangnya. Selalu ada pendapat tidak setuju pada keseragaman lagu-lagu cinta kualitas rendah yang diproduksi massal.  Dan belakangan ini melalui ”Cinta Melulu”, single kedua dari album debut Efek Rumah Kaca (ERK), bisa jadi lagu pop pertama di Indonesia yang secara jernih dan menyentil mendendangkan suara kontranya.&lt;br /&gt;     Dan dengan diwakili lagu tersebut, ERK mencoba menyindir dengan “bersahaja” keseragaman yang telah dibuat oleh pasar. Melalui sepenggal liriknya, kita dapat membuktikan sekaligus mempertanyakan apakah orang Indonesia memang bersteorotip melayu? Suka yang sendu-sendu? Suka mendayu-dayu?? Hayo semua pada ngaku?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu cinta melulu&lt;br /&gt;Kita memang benar-benar  Melayu&lt;br /&gt;Suka mendayu-dayu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-8457969244840578186?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/8457969244840578186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=8457969244840578186' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/8457969244840578186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/8457969244840578186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2008/05/atas-nama-pasar-lagu-cinta-melulu.html' title='Atas Nama Pasar, Lagu Cinta Melulu…'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SC69rrJi8mI/AAAAAAAAADY/YV-Rm4-F7c4/s72-c/heartbroken.gif' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-5246234066477457406</id><published>2008-04-14T02:27:00.001-07:00</published><updated>2008-12-10T19:38:47.450-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='music division'/><title type='text'>Evolusi Musik Punk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SAMkUbs0LGI/AAAAAAAAADM/q1xAap1IWek/s1600-h/panic.gif"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SAMkUbs0LGI/AAAAAAAAADM/q1xAap1IWek/s320/panic.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189031129112652898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 28.35pt; line-height: normal;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:12;"&gt;“Sejak awal ditemukannya genre musik punk oleh Sex Pistols, band punk asal Inggris, kini musik punk terus mengalami perkembangan. Setelah masa kejayaan melodic punk berlalu, kini giliran dance punk yang menguasai dunia musik.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:12;" lang="IN" &gt;Masa kejayaan Rancid atau The Ramones memang telah berlalu, tergantikan oleh &lt;i style=""&gt;“new born of punk”&lt;/i&gt; antara lain blink 182, SUM 41 ataupun New Found Glory. Permainan nada yang melodius serta musik yang catchy membuat band-band melodic punk menjadi sangat digemari beberapa waktu lalu. Namun tren akan hal tersebut perlahan memudar seiring munculnya band-band baru seperti Franz Ferdinand, The Killers, Arctic Monkeys, atau yang paling fenomenal di tahun 2007 lalu, Panic! At The Disco.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:12;" lang="IN" &gt;Sindrom musik yang menawarkan distorsi gitar yang dinamis serta sound musik yang &lt;i style=""&gt;danceable &lt;/i&gt;ini memang sedang melanda dunia. Percampuran unsur rock 80-an serta kecanggihan teknologi menjadi dasar musik yang lebih dikenal dengan sebutan dance punk. Cabikan bass yang menghajar telinga, bersatu padu dengan sayatan gitar serta hentakan drum yang begitu memancing adrenalin untuk mengikuti irama. Ditambah sampling-sampling yang dihasilkan oleh &lt;i style=""&gt;synthesizers&lt;/i&gt; digunakan sebagai aksen yang indah dalam sebuah lagu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:12;" lang="IN" &gt;Perkembangan electro musik di Eropa menjadi salah satu penyebab mewabahnya dance punk di dunia. Dance punk dijadikan influence terpenting dalam musik yang mereka mainkan. Franz Ferdinand disebut menjadi salah satu pelopor berkembangnya dance punk di dunia. Hal ini terbukti dengan menjamurnya band-band yang sejenis belakangan ini seperti Kaiserchiefs, Hard-Fi, The Rakes, Arctic Monkeys, Panic! At The Disco, Fall Out Boy,dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:12;" lang="IN" &gt;Dance Punk sendiri awalnya muncul pada tahun 70-an di New York dan Inggris. Pada awal 90-an kita juga pasti mengenal Duran-Duran, band yang sangat kental akan influence dance punk-nya. Dengan betotan bass yang dipadukan dengan ritem dance yang kental, musik ini pun terus mengalami perkembangan dengan kekayaan unsur yang dimilikinya. Sebagai contoh, perpaduan sound gitar yang beraroma funk serta bassline yang rapi ditambah dengan &lt;i style=""&gt;synthesizers&lt;/i&gt;, drum machine, dan teknologi musik lainnya. Perpaduan inipun menghasilkan musik yang ngebeat dan enak dipakai untuk menari di lantai dansa, namun tetap dengan ciri khas musik punk yang kental. Dan musik inilah yang dikenal sebagai dance punk. Dance punk pun dapat dikatakan sebagai &lt;i style=""&gt;“evolution of punk music”. &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-5246234066477457406?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/5246234066477457406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=5246234066477457406' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/5246234066477457406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/5246234066477457406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2008/04/evolusi-musik-punk.html' title='Evolusi Musik Punk'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/SAMkUbs0LGI/AAAAAAAAADM/q1xAap1IWek/s72-c/panic.gif' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-3078611196070265629</id><published>2008-04-06T12:13:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T19:38:49.532-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unrelax Dilemma'/><title type='text'>Titik Jenuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_kl_NNwwJI/AAAAAAAAACw/WIiS-dSOeuM/s1600-h/THECOST1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_kl_NNwwJI/AAAAAAAAACw/WIiS-dSOeuM/s200/THECOST1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186218213703205010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari terakhir ni bikin qpingin&lt;span style="font-style: italic;"&gt; resign&lt;/span&gt; dari kuliah aja. Bener-bener mbosenin banget. Gabisa dibayangain kalo setiap satu MK tugasnya masing-masing ada 3..Mana bentar lagi mid lagi. Tai. Kuliah koq gini-gini aja. Kalo sibuk ya sibuk banget, eh klo longgar waktunya berasa kaya' pengangguran. (Untung gw ikut LPM..). Gw rindu ma masa-masa SMA gw..rindu ngumpul ma temen-temen band gw...Damn,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;College Fuck Fest is already begin!!&lt;br /&gt;I'm fed up with this situation.&lt;br /&gt;Is anybody listening???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(gw terpaksa blajar. 5jam lagi mid..tugasq blm slse..)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-3078611196070265629?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/3078611196070265629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=3078611196070265629' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/3078611196070265629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/3078611196070265629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2008/04/titik-jenuh.html' title='Titik Jenuh'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_kl_NNwwJI/AAAAAAAAACw/WIiS-dSOeuM/s72-c/THECOST1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-8462011771504381106</id><published>2008-04-06T09:17:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T19:38:49.551-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Insiden'/><title type='text'>Pohon Tumbang, Gerobak Peang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_kCwNNwwII/AAAAAAAAACo/t-TN0-qEko0/s1600-h/Image%28061%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_kCwNNwwII/AAAAAAAAACo/t-TN0-qEko0/s200/Image%28061%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186179473098195074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kejadian mengejutkan terjadi di kawasan pusat jajanan depan PGS, tepatnya hari Rabu (22/03/08 ) sekitar pukul 5 sore saat hujan sedang deras-derasnya mengguyur kota Solo. Waktu itu kami ( Saya&amp;amp;Mas Iken ) kebetulan melintas di daerah tersebut. Sempat dibuat bertanya-tanya kenapa ada barikade polisi yang menutup jalan arah ke PGS. Ternyata apa yang kita bingungkan terjawab setelah motor kita diam-diam menyelinap diantara barikade tersebut. Dan tebak apa yang selanjutnya kami lihat. Sebuah pohon besar, yang mungkin usianya sudah puluhan tahun, tumbang dan dengan sukses menghantam sebuah gerobak warna hijau khas PKL Solo yang berada tepat di bawahnya.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" lang="IN" &gt;Seketika saja naluri fotografi saya muncul (cuih..). Berbekal kamera seadanya ( Kamera VGA Nokia 6600 ), saya mengambil foto kejadian tersebut dari berbagai sudut. Tapi karena cuaca yang kurang memungkinkan, akhirnya kita tidak sempat untuk investigasi kronologis terjadinya peristiwa tersebut. Alhasil, cuma foto- foto yang bisa kita dapatkan waktu itu. Tapi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;foto-foto tersebut saya rasa sudah dapat merepresentasikan kejadian di sore kelabu tersebut. Lebih jelasnya, silahkan beli koran besok.^^&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" lang="IN" &gt;Untuk itu, saya ingin mem-blow up sebuah sisi lain dari musibah ini. Fenomena menarik yang dapat saya tangkap dari peristiwa ini adalah solidaritas. Nah, koq bisa solidaritas? Begini sahabatku, di sekitar tempat kejadian tersebut ada sekelompok pemuda yang terlihat sedang melakukan pekerjaan layaknya tukang parkir sekaligus tukang angkat barang. Apa sebenarnya yang sedang mereka lakukan ? Secara ruas jalan hampir seluruhnya tertutup oleh badan pohon, tentu saja menyulitkan para pemakai jalan untuk melintas ( tidak termasuk mobil; karena jalan sudah diblokir; mustahil bagi mobil untuk menyelinap masuk layaknya motor ). Teman-teman muda kita ini dengan antusias membantu setiap pengguna jalan yang kesulitan melintas dengan cara mengangkat motor melewati tumbangan pohon dan lain sebagainya. What a great job! Mereka seakan tidak menghiraukan guyuran hujan yang menyapa kota Solo sore itu. Aku pikir hujan adalah berkah bagi mereka. Walaupun mungkin mereka tidak mendapat suatu imbalan, tetapi paling tidak mereka telah menanam sebuah benih “solidaritas” antar mereka sendiri maupun dengan masyarakat. Sebentuk rasa kebersamaan yang sangat langka kita lihat pada zaman sekarang yang notabene masyarakatnya cenderung individualistis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" lang="IN" &gt;Tak terasa, hujan semakin mereda dan tibalah kita pada sebuah tempat perhentian. Sebuah percetakan kecil di daerah Pasar Kliwon menjadi tempat persinggahan kami. Akhirnya kita berteduh sekaligus berbincang-bincang ria dengan seorang pribadi yang sangat menarik. Kedinginan dan basah kuyup karena kehujanan seakan tak terasa berkat kehangatan tutur kata sesosok wanita ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aq gtw apakah dia istri yang punya percetakan itu ataukah anaknya . Unpredictable. Yang pasti, she’s humble, she’s nice, she’s so high...haha,,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 28.35pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12;" lang="IN" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;So, Tunggu blog ngasal saya selanjutnya dengan tema “Wanita Percetakan”.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-8462011771504381106?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/8462011771504381106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=8462011771504381106' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/8462011771504381106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/8462011771504381106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2008/04/pohon-tumbang-gerobak-peang.html' title='Pohon Tumbang, Gerobak Peang'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_kCwNNwwII/AAAAAAAAACo/t-TN0-qEko0/s72-c/Image%28061%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-3506212509884804738</id><published>2008-03-18T20:49:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T19:38:49.758-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='music division'/><title type='text'>Cover Version</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_jjptNwv-I/AAAAAAAAABY/ziUSFnJQNks/s1600-h/okx_cover-thumb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_jjptNwv-I/AAAAAAAAABY/ziUSFnJQNks/s200/okx_cover-thumb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186145276568584162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;           Saudara-saudari, pernahkah anda mendengar sebuah lagu cover version? Udah pernah kan ya pasti. Nah, yang baru-baru ni kedengeran tuh lagunya sixpence, kiss me yang dicover oleh band punk, new found glory. Klo lu udah pernah denger dan elo penggemar musik-musik punk pasti bakalan geleng-geleng kepala. Mantap abis man! Blom lagi lagunya lisa loeb yg stay,,irisnya googoodolls. Semua dicover &amp;amp; semuanya mantap punya. Tapi ada apa dengan new found glory atau band-band laen yang doyan ngecover lagu orang laen ini?? Apakah musikalitas mereka udah mentok ataukah mereka pengen nyari sesuatu yg laen aja, yang bisa dijadiin jualan tanpa mengorbankan idealisme bermusik mereka. Sebenernya sah-sah aja sih klo hasilnya asik &amp;amp; nambah referensi bermusik kita. Tapi apa jadinya kalo hasilnya malah sampah?? Ga ada kreativitasnya sama sekali kya kasusnya matta band yang lagunya dicover ma solis dangdut. Udh lagunya ga asik,,habis dicover,,eh malah nimbulin kontroversi. WEIRD!!&lt;br /&gt;         Nah, gw tunggu klo ada tanggapan dari saudara-i mengenai masalah yang sebenernya ga penting ini. Mungkin analisis gw masih cetek, jadi klo ada yang mw nambahain atw bahkan ngasi kritik,,open up!!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Cheers&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;-chrisna chanis cara-&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;ket : tulisan ini pernah ditampilkan di blog friendster.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-3506212509884804738?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/3506212509884804738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=3506212509884804738' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/3506212509884804738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/3506212509884804738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2008/03/cover-version.html' title='Cover Version'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R_jjptNwv-I/AAAAAAAAABY/ziUSFnJQNks/s72-c/okx_cover-thumb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2659079196079039198.post-1043078239078596800</id><published>2008-03-18T19:43:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T19:38:49.965-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='music division'/><title type='text'>Perihal Eksistensi!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R-CQjO53cFI/AAAAAAAAAAw/amBrqO_K9aw/s1600-h/200564612l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R-CQjO53cFI/AAAAAAAAAAw/amBrqO_K9aw/s400/200564612l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179298506446696530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Ngomong-ngomong tentang eksistensi, enaknya ngobrolin tentang band juga. Nah, band gw sekarang lagi punya masalah nih dengan yang namanya eksistensi. Entah kenapa setiap kita mw coba bkin progress, pasti selalu aja ada halangan.Kenapa Pip, Dit, Wen?? Ada yang bisa jawab ga??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" face="times new roman"&gt;Emang sih, smw band pasti pernah mengalami kondisi yg kya gni. Klo gw boleh urun pendapat, The Cokorningratan tu hrznya punya target gtu! Apa kek,mw rekaman live atw manggung di acara sunatan,terserah! Yang penting punya goal yg bisa diraih. Biar semangat!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;" face="times new roman"&gt;Truz masalah latian, gw setuju deh ma apa kata wendy, seminggu sekali wajib. Tapi hari dan waktunya tetep fleksibel..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" face="times new roman"&gt;Truz soal aliran musik,,kita juga haruz netapin dri sekarang mw dibawa kemana arah musik kita! Mw rock'n roll,,britpop,,powerpop,,atw malah nge-garage sekalian.Biar jelas kita ambil influence dari band mana aja.Konsisten intinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p face="webdings"&gt;Bwt The Cokorningratan,,&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;save our music&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2659079196079039198-1043078239078596800?l=masterbasser78.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masterbasser78.blogspot.com/feeds/1043078239078596800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=2659079196079039198&amp;postID=1043078239078596800' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/1043078239078596800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2659079196079039198/posts/default/1043078239078596800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masterbasser78.blogspot.com/2008/03/perihal-eksistensi.html' title='Perihal Eksistensi!!'/><author><name>Cokorbass</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05086030606543612624</uri><email>buzzin_hornets78@yahoo.co.uk</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15324784328009493333'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6vZDOvW1wLk/R-CQjO53cFI/AAAAAAAAAAw/amBrqO_K9aw/s72-c/200564612l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>6</thr:total></entry></feed>